Minggu, 10 Januari 2021

Memaknai Natal 2020 - Part 2

Matius 1:23 (TB)  "Sesungguhnya........... dan mereka akan menamakan Dia Imanuel" — yang berarti: Allah menyertai kita. 


Allah menyertai kita bukan sekedar sebuah slogan, tetapi pernyataan dari MISI besar ALLAH BAPA dalam penyelamatan manusia.

Musa sangat memahami pernyataan ini.

Keluaran 33:15 (FAYH)  Lalu Musa berkata, "Apabila Engkau tidak menyertai kami, kami tidak akan bergerak selangkah pun dari tempat ini.


Makna besar dari IMANUEL dalam menghadapi situasi saat ini:

1. Jangan TAKUT

Keluaran 14:13-14 (TB)

13 Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.

14 TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja." 

a. Ada keselamatan dari TUHAN

b. TUHAN berperang menggantikan kita.


2. Jangan KWATIR

Lukas 12:22, 30 (TB)

22 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai.

30 Semua itu dicari bangsa-bangsa di dunia yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu tahu, bahwa kamu memang memerlukan semuanya itu.

a. Ada pemeliharaan TUHAN

b. Ada kecukupan dalam TUHAN

Filipi 4:6 (TB)  Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apa pun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.

Yohanes 10:10 (TB)  ....................... Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.


IMANUEL adalah GEMBALA yang BAIK, yang tidak akan membiarkan kita kekurangan, tetapi tahu apa yang terbaik bagi kita.


IMANUEL adalah pernyataan tentang PERAN PENTING ALLAH dalam kehidupan manusia dan memastikan bahwa manusia selalu ada dalam lingkaran ANUGERAH dan KASIH-NYA


Pernyataan PEMAZMUR dalam memaknai PENYERTAAN ALLAH

Mazmur 112:7 (TB)  Ia tidak takut kepada kabar celaka, hatinya tetap, penuh kepercayaan kepada TUHAN. 


Tanggung Jawab kita.

1. Percaya dan jangan bimbang.

2. Tetap tenang di dalam TUHAN

3. Lakukanlah apa yang menjadi bagian kita di dalam TUHAN.


Perjalanan kita di tahun 2020 tinggal menghitung hari, dan sebentar lagi kita memasuki pintu gerbang tahun 2021; melangkahlah dengan TUHAN.


Yesaya 41:10 (TB)  janganlah takut, sebab Aku menyertai engkau, janganlah bimbang, sebab Aku ini Allahmu; Aku akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau; Aku akan memegang engkau dengan tangan kanan-Ku yang membawa kemenangan. 


Yosua 1:9 (TB)  Bukankah telah Kuperintahkan kepadamu: kuatkan dan teguhkanlah hatimu? Janganlah kecut dan tawar hati, sebab TUHAN, Allahmu, menyertai engkau, ke mana pun engkau pergi." 


Tidak ada jaminan di tahun 2021 tanpa gejolak namun ada jaminan penyertaan TUHAN di tengah gejolak kehidupan kita.

Tuhan Yesus menyertai kita selalu.

Amin.



Oleh:

Ps. Sefnat JD. Lobwaer.

 

Memaknai Natal 2020 - Part 1

 Tema

"Mereka akan menamakan DIA IMANUEL"

Kenapa?

1. Pandemi CoVid19 yang memporak porandakan segi kehidupan manusia.

2. Persoalan kemanusiaan yang terjadi karena sentimentil idiologi.

3. Bayangan kelam di tahun 2021


3 hal ini membuat manusia berada dalam tingkat kehidupan yang sangat rawan untuk menghalalkan segala cara agar dapat bertahan hidup.


Dinamai "IMANUEL" artinya "ALLAH menyertai kita" (Matius 1 : 23)

Hal ini merupakan penggenapan nubuatan nabi Yesaya.

Yesaya 7:14 (TB)  Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel. 


Substansi penting dari IMANUEL adalah Firman itu telah menjadi manusia, dan diam diantara kita, dan kita telah MELIHAT kemuliaan-Nya.

Yohanes 1:14 (TB)  Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.


Sifat dari Penyertaan ALLAH - IMANUEL adalah KEKAL yang berdampak pada apa yang kita kerjakan.

Ulangan 31:6 (TB)  Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan jangan gemetar karena mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau; Ia tidak akan membiarkan engkau dan tidak akan meninggalkan engkau."


Matius 28:20b (TB)  "........... Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."



Kekuatan IMANUEL

1. Membawa pengharapan ditengah-tengah kerumitan hidup.

2. Menghadirkan sukacita dan kegembiraan serta kedamaian ditengah tekanan kehidupan.

3. Menjadi jawaban - (kemenangan) dalam setiap kesulitan dan perjuangan kehidupan.

Yesaya 9:1-2 (TB)

1 (8-23) Tetapi tidak selamanya akan ada kesuraman untuk negeri yang terimpit itu. 

2 (9-1) Bangsa yang berjalan di dalam kegelapan telah melihat terang yang besar; mereka yang diam di negeri kekelaman, atasnya terang telah bersinar. 


Terjemahan lain

Yesaya 9:1 (FAYH)  (8-23) Namun demikian, masa kegelapan dan kekecewaan itu tidak akan berlangsung terus-menerus.


Percayalah bahwa kita akan melewati tahun ini dan memasuki tahun 2021 dengan kekuatan dari IMANUEL yang adalah SUMBER KEHIDUPAN KITA.


Bukan hanya kita melewati, tetapi yang terpenting bahwa kita bertumbuh dalam pengenalan yang benar akan ALLAH dan terbangun karakter KRISTUS dalam kehidupan kita.


Refleksi

Nama-NYA adalah JAMINAN yang pasti bagi setiap orang yang PERCAYA, dan bersama YESUS kita akan menjadi alat kemuliaan-NYA di dunia ini, agar setiap orang mengenal YESUS dan kitabqkan melihat pertolongan TUHAN yang nyata.


IMANUEL bukan sekedar sebuah nama, tetapi KARAKTER dan CITRA, oleh sebab itu jangan pernah kuatir akan perjalanan kehidupan ini, 


Selamat NATAL, 25 Desember 2020.


Oleh: 

Ps. Sefnat JD. Lobwaer


Proses Allah dalam Hidup Kita - Part 7

 Amalek adalah JEBAKAN

1 Samule 15 : 1 - 32

Oleh: Ps. Sefnat JD. Lobwaer


Allah telah berfirman untuk kita harus melupakan Amalek dalam ingatan kita saat kita berfokus kepada TUHAN.

Ulangan 25:19 (TB)  Maka apabila TUHAN, Allahmu, sudah mengaruniakan keamanan kepadamu dari pada segala musuhmu di sekeliling, di negeri yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu untuk dimiliki sebagai milik pusaka, maka haruslah engkau menghapuskan ingatan kepada Amalek dari kolong langit. Janganlah lupa!"


Amalek merupakan jebakan yang harus kita waspadai selalu, sehingga perjalanan ketaatan kita terhadap TUHAN menjadi kesaksian iman yang memberkati banyak orang.


A. Jebakan Amalek.

1. Kontaminasi - alasan Rohani.

1 Samuel 15:9 (TB)  Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas mereka. 

Kita terjebak dengan tata cara peribadatan lalu tergiur dengan materi sebagai pemenuhan tatacara peribadatan kita.

Saul terkontaminasi. Memilih untuk tidak menumpas sebagian yang memenuhi standar ibadah dan menjadikannya sebagai alasan rohani.


2. Berkorban namun menurunkan standar Allah.

1 Samuel 15:15, 22 (TB)

15 Jawab Saul: "Semuanya itu dibawa dari pada orang Amalek, sebab rakyat menyelamatkan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dengan maksud untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu; tetapi selebihnya telah kami tumpas." 

22 Tetapi jawab Samuel: "Apakah TUHAN itu berkenan kepada korban bakaran dan korban sembelihan sama seperti kepada mendengarkan suara TUHAN? Sesungguhnya, mendengarkan lebih baik dari pada korban sembelihan, memperhatikan lebih baik dari pada lemak domba-domba jantan. 

Ketaatan terhadap suara TUHAN merupakan standar tertinggi dalam perjalanan iman kita. Korban persembahan adalah pembuktian ketaatan.

Namun Saul membuatnya terbalik. Mengutamakan KORBAN PERSEMBAHAN daripada KETAATN MUTLAK.


3. Haji MUMPUNG

Dalil yang dipakai oleh Saul terkait kambing domba adalah Persembahan.

Apakah di Israel tidak ada kambing domba yang layak?

Terkadang kita terlalu sayang dengan apa yang ada pada kita untuk dipersembahkan kepada TUHAN dan mencari alternatif.


Allah lebih menghargai persembahan dari apa yang ada padamu dari pada sebuah kamuflase rohani.

Markus 12:43-44 (TB)

43 Maka dipanggil-Nya murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya janda miskin ini memberi lebih banyak dari pada semua orang yang memasukkan uang ke dalam peti persembahan.

44 Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

Jika ALLAH sangat menghargai persembahan dari apa yang ada padamu walau itu sangat kecil di mata dunia, maka jangan pernah menyulitkan dirimu sendiri untuk terlihat rohani dimata manusia dengan cara kamuflase.


1 Samuel 15:23 (VMD)  Penolakan untuk taat sama seperti dosa ilmu sihir. Keangkuhan dan berbuat sesuka hati sendiri sama seperti pemujaan berhala. Engkau telah menolak perintah TUHAN maka Ia pun menolak engkau sebagai raja.”

Keangkuhan rohanilah yang terkadang mendorong kita terjebak oleh Amalek.


4. Mengkambing hitamkan orang lain.

1 Samuel 15:21, 24 (TB)

21 Tetapi rakyat mengambil dari jarahan itu kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dari yang dikhususkan untuk ditumpas itu, untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu, di Gilgal." 

24 Berkatalah Saul kepada Samuel: "Aku telah berdosa, sebab telah kulangkahi titah TUHAN dan perkataanmu; tetapi aku takut kepada rakyat, karena itu aku -mengabulkan permintaan mereka. 

Jangan pernah melempar kesalahan kepada orang lain sedangkan tanggung jawab ketaatan itu ada pada diri kita.

Sebuah pembenaran yang tidak dapat diterima secara komunitas apalagi jika dipandang dari sisi KETAATAN sebagai orang ROHANI.


Pembenaran diri sendiri dan menyalahkan orang lain adalah jebakan AMALEK agar kita menurunkan standar Allah dalam diri kita dan kita mendukakan hati TUHAN.


B. Dampak

1. Allah menyesal mimilih kita.

1 Samuel 15:11 (TB)  "Aku menyesal, karena Aku telah menjadikan Saul raja, sebab ia telah berbalik dari pada Aku dan tidak melaksanakan firman-Ku." Maka sakit hatilah Samuel dan ia berseru-seru kepada TUHAN semalam-malaman. 

2. Penolakan Allah

1 Samuel 15:23 (TB)  Sebab pendurhakaan adalah sama seperti dosa bertenung dan kedegilan adalah sama seperti menyembah berhala dan terafim. Karena engkau telah menolak firman TUHAN, maka Ia telah menolak engkau sebagai raja." 


3. Allah memindahkan Kepercayaan-NYA kepada orang lain.

1 Samuel 15:28 (TB)  Kemudian berkatalah Samuel kepadanya: "TUHAN telah mengoyakkan dari padamu jabatan raja atas Israel pada hari ini dan telah memberikannya kepada orang lain yang lebih baik dari padamu.


Refleksi

Pemilihan dan penempatan ALLAH tidak pernah salah, namun saat kita menurunkan standar ALLAH dalam kehidupan kita, saat itulah kita menempatkan diri kita bersebrangan dengan ALLAH.


Allah akan berurusan serius dengan kita terkait STANDAR MUTLAK ALLAH dalam PANGGILAN ALLAH pada PRIBADI KITA.


Hal sederhana yang harus kita lakukan adalah: MENDENGAR APA KATA TUHAN dan MELAKUKANNYA.

Amin.


Proses Allah dalam Hidup Kita - Part 6

 Belajar MELUPAKAN

Ulangan 25 : 17 - 19

Oleh: Ps. Sefnat JD. Lobwaer


Perjalanan kehidupan manusia selalu dihiasi oleh suka dan duka yang terkadang sangat mempengaruhi spikologis manusia.


Sifat Amalek

1. Berlaku Licik - saat lemah (suka mencari kelemahan orang lain)

2. Menyerang dari belakang - berkhianat

3. Jahat - 1 Samuel 15 : 18

4. Menindas - intimidasi; Hakim -Hakim 10 : 12

5. Suka berperang - 1 Samuel 15 : 33


Kepahitan-kepahitan karena perbuatan Amelek inilah yang diminta untuk kita melupakannya, memiliki makna:


1. Kita mengampuni dan melupakan orang-orang yang menghadirkan kepahitan hidup dalam kehidupan kita.

2. Kita tidak boleh menjadi bagian dalam pola hidup Amalek.


Namun juga kita harus sadar, bahwa salah satu kebiasaan Amalek adalah suka berperang sehingga kita harus berjaga-jaga agar kita tidak dikuasai oleh Amalek.


Amalek sudah dikalahkan oleh Musa dalam pertempuran di Rafidim - Keluaran 17 : 8 - 14, tetapi tetap saja mencari kesempatan untuk menyerang Israel, begitu pula dengan Iblis yang telah dikalahkan oleh Yesus tetapi saja terus mencari kesempatan untuk menjatuhkan kita.


Oleh sebab itu, Gereja Tuhan harus menggunakan Perlengkapan Rohani

Efesus 6 : 10 - 20


Setelah dari Amalek Tuhan membawa umat-NYA untuk menikmati Kanaan

Ulangan 25 : 19


Ingat bahwa Amalek adalah tipe musuh umat Allah dalam segala abad.




Minggu, 13 September 2020

Proses Allah dalam Hidup Kita - Part 5

MUNAFIK

Markus 12 : 13 - 17

Oleh: Ps. Sefnat JD. Lobwaer

 

Banyak orang tidak menyukai orang yang munafik, namun terkadang tanpa kita sadari bahwa kita lagi hidup dalam kemunafikan.

 

Munafik dari bahasa Yunani : HYPOKRISI

Asal kata ini diambil dari kata HYPOLAITES "drama tragedi Yunani yang para aktornya menggunakan topeng"

 

  1. Ciri-ciri orang yang MUNAFIK - diambil dari kata hypolaites hypokrisi adalah:
  1. Berpura-pura percaya atau setia
  2. Kata dan perbuatan tidak sesuai.
  3. Suka mempertontonkan diri
  4. Pembenaran diri sendiri

 

Orang yang munafik adalah orang yang tidak BERANI JUJUR dengan kehidupannya sendiri, dan berusaha berkamuflase.

 

Orang yang munafik adalah orang yang membangun kehidupannya dalam dunia ilusi sebagai benteng dari ketidak mampuan dirinya menghadapi realita.

 

  1. Sifat dari KE-MUNAFIK-AN

Galatia 2:13 (TB)  Dan orang-orang Yahudi yang lain pun turut berlaku munafik dengan dia, sehingga Barnabas sendiri turut terseret oleh kemunafikan mereka.

  1. Munafik itu MENJERUMUSKAN

Orang munafik tidak pernah berdiri sendiri, dan untuk meyakinkan maka biasanya menarik orang lain masuk dalam lingkaran kemunafikan tersebut.

 

Kehidupan yang munafik disejajarkan dengan PENYESATAN, karena membawa orang untuk hidup dalam kemunafikan yang sama

Markus 12:13 (TB)  Kemudian disuruh beberapa orang Farisi dan Herodian kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan.

 

Amsal 26:24 (TB)  Si pembenci berpura-pura dengan bibirnya, tetapi dalam hati dikandungnya tipu daya.

  1. Munafik itu KARAKTER SIPEMBENCI.

Ada banyak alasan orang membenci kita; dan terkadang kita dibenci karena rasa kenyamanan yang sudah lama terjaga mulai terusik.

Saat standar ditegakkan, saat kebenaran di kedepankan dan saat nilai- nilai moral kehidupan tidak dapat dikompromikan maka orang-orang munafik akan mencari cara untuk menjatuhkanmu.

 

  1. Tips hidup tanpa KE-MUNAFIK-AN

1 Petrus 2:1 (TB)  Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

  1. Buanglah segala macam KEMUNAFIKAN.

Kemunafikan pada prinsipnya tidak pernah mendatangkan kebahagiaan dan kesuksesan      parmanen.

Semua pencapaian karena kemunafikan hanyalah sementara, karena akan tiba waktunya kemunafikan manusia akan terungkap

 

Markus 12:15 (TB)  Tetapi Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!"

Saat kemunafikan terungkap, dampak terbesar adalah sangsi moral sosial; ditinggalkan oleh orang lain, tidak dipercaya bahkan dianggap sebagai pengkhianat sebuah perjuangan.

 

Mazmur 26:4 (TB)  Aku tidak duduk dengan penipu, dan dengan orang munafik aku tidak bergaul;

  1. Jangan bergaul dengan orang MUNAFIK

Pergaulan yang buruk akan merusakan sesuatu yang baik dalam diri kita.

1 Korintus 15:33 (AYT)  Janganlah tertipu: “Pergaulan yang buruk menghancurkan kebiasaan-kebiasaan yang baik.”

 

Kita adalah manusia sosial, namun Alkitab menasihati kita untuk bijak dalam memilih dengan siapa kita bergaul.

 

Mazmur 139:23 (AYT)  Selidikilah aku, ya Allah, dan kenali hatiku, ujilah aku dan kenali pikiran-pikiranku.

  1. Terbuka di hadapan TUHAN.

Menjadi penting dalam proses pemurnian, kita berani terbuka di hadapan TUHAN, sebagai alat kontrol rohani.

 

Orang-orang yang berani memberikan diri berada dalam kontrol TUHAN, memiliki komitmen yang kuat hidup dalam kebenaran tanpa kemunafikan.

Proses TUHAN dalam kehidupan kita selalu bermuara pada kehidupan yang berbahagia dan penuh dengan sukacita.

 

Penutup.

Sebagai orang yang percaya kepada Yesus, maka sudah seharusnya kehidupan kita mencerminkan kehidupan kerajaan ALLAH yang tidak terkontaminasi dengan pola kehidupan kemunafikan.

 

Allah akan berurusan serius dengan orang-orang munafik.

Tuhan Yesus memberkati.

Amin 

Proses Allah dalam Hidup Kita - Part 3

 

Matius 4 :  23 - 25

MISI SEJATI GEREJA di ERA SEKARANG; Belajar dari Pola YESUS.

 

Berbicara tentang RENCANA ALLAH melalui GEREJA maka kita harus menyadari tentang DOA TUHAN YESUS.

YOHANES  17 : 9 - 23.

Dan menjadi ayat-ayat kunci adalah;

Ayat 14. AKU tidak meminta , supaya ENGKAU mengambil mereka dari dunia, tetapi supaya engkau melindungi mereka dari pada yang jahat.

Ayat 18. Sama seperti ENGKAU mengutus AKU ke dalam dunia, demikian pula Aku mengutus mereka kedalam dunia.

 

Hal yang harus dipahami benar oleh GEREJA, bahwa GEREJA dibangun diatas PEWAHYUAN ALLAH dan alam maut tidak akan menguasainya. Matius 16 : 18.

 

Semasa YESUS hidup di bumi, Yesus menyelesaikan karya BAPA yang mengutus-NYA,

Yohanes 17 : 18 YESUS mengutus kita sama seperti BAPA mengutus DIA.

MISI YESUS adalah penyelamatan manusia, misi ini bukan hanya sekedar penyelamatan di akhirat nanti tetapi juga semasa manusia hidup di bumi ini, artinya penyelamatan secara komprehensip/menyeluruh.

 

Hal-hal yang dikerjakan YESUS dalam Matius 4:23-25 harus menjadi bagian utuh GEREJA TUHAN ERA SEKARANG.

 

  1. Mengajar dalam rumah-rumah ibadah.
  2. Memberitakan injil kerajaan Allah.
  3. Melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

 

HAL YANG HARUS ADA di GEREJA

 

  1. MENGAJAR.

Tujuan Pengajaran adalah untuk menjadikan manusia tahu dan mengenal ALLAH.

Alkitab dalam HOSEA 4:6  Umat-KU binasa karena tidak mengenal ALLAH, karena engkau menolak pengenalan itu maka AKU menolak engkau menjadi umat-KU, dan karena engkau melupakan pengajaran Allahmu, maka AKU juga akan melupakan anak-anakmu. Band KPR 2 : 42

 

Pengajaran juga bertujuan untuk merubah pola pikir dan pola tindak manusia. Terjadi perubahan karakter.

 

Setelah kita mengenal ALLAH maka kita dituntut hidup sesuai dengan kehendak ALLAH, artinya kekristenan kita mencerminkan kehidupan Kristus karena kita adalah suratan Kristus yang terbuka dan dapat dibaca oleh semua orang.

 

Pengajaran yang benar dalam rumah-rumah ibadah sangat penting karena pada akhir jaman akan muncul guru-guru palsu dan kebenaran dimanipulasi untuk kenyamanan telinga pendengar. 2 Timotius 4 : 3  4

 

Pengajaran yang benar menjadikan Gereja sebagai saluran kebenaran yang menghidupkan. Yoel 3 : 18

 

Implementasi dari pengajaran dalam GEREJA adalah BERBUAH di luar Gereja.

 

 

  1. Memberitakan Injil.

Berbicara tentang injil kerajaan Allah berarti:

Berbicara tentang Kebenaran Allah dan Kekuasaan Allah.

Tujuannya adalah untuk memerdekakan orang dari belenggu dosa.

Roma 1 : 16 sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam injil, karena injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya..........

Yang menjadi persoalan, umat Tuhan banyak berbicara tentang injil kerajaan Allah hanya di dalam gereja atau pada ibadah-ibadah  saja, ini merupakan persoalan serius gereja sebagai penerima dan implementasi dari amanat agung Tuhan Yesus.  Matius 28 : 19  20.

 

Kerajaan Allah adalah KEBENARAN, damai sejahtera dan sukacita oleh Roh Kudus.

Nuansa inilah yang dinginkan Tuhan Yesus terjadi di bumi ini. Doa yang di ajarkan YESUS ".......datanglah kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di Sorga........" mencerminkan kerinduan yang besar dari hati ALLAH akan nuansa Sorgawi terjadi di bumi ini,  itulah sebabnya YESUS memberitakan injil kerajaan ALLAH. Lihat 2 Tim 3 : 16.

 

Manifestasi dari kerajaan Allah di tengah masyarakat luas adalah kehidupan sosial masyarakat yang damai, dan berani berbicara tentang kebenaran hakiki.

 

Disamping itu, masyarakat hidup jauh dari rasa takut, karena situasi; sukacita kita  adalah abadi. Yohanes 14:17 band Yoh 15:10-11

 

Ini merupakan tanggung jawab Gereja untuk menghadirkan kerajaan ALLAH di tengah-tengah kehidupan sosial masyarakat sebagai pembuktian diri sebagai DUTA KERAJAAN ALLAH atau UTUSAN KRISTUS.

 

  1. Melenyapkan segala penyakit dan kelemahan.

Kedua hal di atas berhubungan langsung dengan kehidupan relegius, maka point yang ketiga  ini bersentuhan langsung dengan kehidupan manusia secara jasmani. Yesus tidak hanya berbicara tentang hal-hal rohani tetapi juga bertanggung jawab terhadap jasmani atau kehidupan sosial manusia.

Kehidupan sosial manusia inilah yang terkadang dilupakan oleh gereja.

Menyadari bahwa sampai saat ini, mujizat itu masih ada dan nyata dalam iman kristiani maka tidak dapat diragukan bahwa Allah sanggup melenyapkan segala penyakit dan kelemahan melalui Gereja Tuhan.

 

Matius 4:23c Penyakit jasmani dan sosial

Gereja kehilangan kekuatan untuk bersuara walau gereja mempunyai kekuatan, padahal gereja merupakan jawaban yang tepat bagi masalah-masalah sosial. Dimanakah gereja saat ini tatkala semua segi kehidupan sosial masyarakat menjadi kacau balau dan membutuhkan sentuhan kasih ALLAH.

 

Gereja hadir sebagai saluran KASIH ALLAH bagi kehidupan setiap manusia, sudah sewajarnya Gereja mengambil peran aktif dalam setiap aspek kehidupan sosial bermasyarakat dan mengalirkan KASIH ALLAH kepada semua yang membutuhkan kasih ALLAH.

 

Dampak dari ketiga hal ini adalah banyak orang yang mengikuti Yesus, banding KPR 2:47.

Aplikasi kehidupan Gereja adalah mencontohi pola Yesus dalam kehidupan kita sehingga kerajaan ALLAH diperluas dan YESUS dipermuliakan

Proses Allah dalah Hidup Kita - Part 4

 

Kejadian 12 : 1 - 9

Berjalan dalam KEHENDAK TUHAN.

Oleh: Ps. Sefnat JD. Lobwaer

 

Pembuktian kehidupan iman orang kristen dilihat pada saat kita diminta untuk mewujudkan iman dalam realitas kehidupan nyata; dalam perjalanan iman orang kristen, kita dituntut untuk berjalan dalam kehendak TUHAN. Walau terkadang bahwa perjalanan iman ini bertolak belakang dengan nuansa kehidupan yang sedang dijalani.

Kisah Abram dipanggil dan diperintahkan untuk pergi dan keluar dari sisi keluarganya merupakan pelajaran iman yang harus diteladani oleh orang kristen saat sekarang.

 

Setelah Abram mendengar FIRMAN TUHAN;

Respon Abram:

  1. Abram tidak bertanya lebih dalam apa maksud TUHAN, tapi memilih dan memutuskan                untuk taat.
  2. Abram mengambil langkah iman untuk meninggalkan kenyamanan dan kemapanan kehidupan berkelimpahan dan mengikuti TUHAN.
  3. Dengan memutuskan mengikuti kehendak TUHAN, Abram menempatkan dirinya dalam kontrol TUHAN sebagai pemilik hidupnya.

 

Kenapa banyak orang takut memulai sesuatu sesuai kehendak TUHAN?

Karena;

  1. Berada dalam situasi yang nyaman.
  2. Tidak tahu tujuan pasti.

Kedua situasi ini membuat manusia  ragu untuk memulai sesuatu yang bahkan harus meninggalkan kenyamanan dan kemapanan kehidupan.

Abram memiliki ke 2 situasi ini, namun Abram memutuskan untuk melangkah bersama dengan TUHAN.

 

  1. Keraguan dan kekuatiran merupakan musuh tersembunyi dalam diri kita untuk melangkah dalam kehendak TUHAN yang mulia dan dasyat.
  2. Keraguan dan kekuatiran merupakan ranah peperangan rohani terbesar kita dalam mewujudkan kehendak ALLAH pada saat kehidupan kemapanan kita menjadi benteng aman kita.

Abram mengesampingkan kemanusiaannya dan masuk pada demensi ALLAH dalam ketaatan mutlak.

 

Anak kunci.

  1. Berani membuat langkah baru.
  2. Terus tunduk dalam kehendak ALLAH; membangun mesbah.
  3. Dalam perjalanan mengikuti kehendak TUHAN jangan menoleh kebelakang.

 

Refleksi iman;

  1. Terkadang kita tidak tahu akhir dari kehendak TUHAN untuk kita, karena TUHAN ingin melihat keberanian iman kita sampai sejauh mana kekuatan percaya kita akan pertolongan dan perlindungan TUHAN.

 

  1. ALLAH tidak pernah memulai sesuatu dan meninggalkan terbengkalai, tapi ALLAH akan mewujudkannya dalam kemuliaan-NYA sebagai bagian dari pencapaian rencana penyelamatan dunia.

 

  1. Abram merefleksi imannya dalam ketaatan penuh akan panggilan ALLAH, sehingga ALLAH memperhitungkan semuanya itu.

 

Kita melakukan kehendak ALLAH dengan tujuan DUNIA DIBERKATI; terkadang kita melakukan kehendak ALLAH dengan tujuan untuk kita diberkati tapi ketahuilah bahwa saat kita berjalan dalam kehendak ALLAH; berkat bagi kita adalah BONUS bukan tujuan utama.

 

Allah memiliki rencana dan kehendak-NYA untuk semua kita, yang membedakan adalah respon tiap orang terhadap rencana ALLAH tersebut.

Pertanyaan iman yang harus kita jawab dihadapan TUHAN adalah; apakah respon kita sudah tepat atau kita berada dalam kekuatiran.

 

A M I N

Tuhan Yesus memberkati

RESONANSI: suara dari tanah terluka

  Theys Hiyo Eluay “Orang Papua ingin dihargai sebagai manusia yang bermartabat di tanahnya sendiri.”     RESONANSI: Suara dari TANA...